in Berita

Diskusi Keterbukaan Informasi di Warkop Ajaib

TRIBUN-TIMUR.COM – Sejumlah jurnalis dan aktivis organisasi masyarakat sipil (OMS) terlibat diskusi di Warkop Ajaib di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (31/1/2012) siang.

Diskusi ini mengangkat tema Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Kota Makassar. PPID meruapakan amanah dari UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik kepada badan publik ditetapkan. Hadir sebagai pembicara adalah komisioner Komisi Informasi Provinsi (KI) Sulawesi Selatan, Mattewakkan, S.IP.

Diskusi ini terlaksana atas kerja sama Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal) Celebes yang didukung USAID dan KINERJA. Dalam paparannya, Mattewakkan mengungkap bahwa dari 24 kota dan kabupaten di Sulawesi Selatan, baru tujuh kabupaten dan kota yang sudah punya PPID.  PPID inilah yang nantinya akan bertugas melayani permintaan informasi dari masyarakat dan mengurusi penatakelolaan informasi publik yang dikuasai oleh sebuah badan publik.

“Ketujuh pemerintah kota dan kabupaten itu adalah Pemerintah Kota Parepare, Pemkab Toraja Utara, Pemkab Tana Toraja, Pemkab Bulukumba, Pemkab Luwu Utara, Pemkab Pinrang, dan Pemkab Pangkep,” rinci Mattewakkan.

Padahal sesuai Permendagri No 35 tahun 2010, tambah Mattewakkan, per 23 Agustus 2011 lalu mestinya semua badan publik termasuk instansi pemerintah sudah harus punya PPID. (*)

Foto dan berita bersumber dari Tribun Timur Online edisi Selasa, 31 Januari 2012

Write a Comment

Comment